#HidungFika – November 2016

Kumpulan tulisan fiksi #HidungFika tentang ulasan berita terkini di bulan November 2016. Enduslah tulisan ini dengan akal dan humor yang sehat.


“Lebaran Kuda”

Komentar kejadian terkini minggu lalu (published 7 November 2016)

  1. Siapapun ahli ramal Pak SBY, saya mau pakai juga. Karena canggih, sebelum ada tuduhan tunggang-menunggangi demo 4 November 2016 beliau sudah klarifikasi 2 hari sebelumnya. Saya dan segenap crew #HidungFika (saingan Mata Najwa) mengucapkan selamat hari raya Lebaran Kuda.
  2. Dikabarkan penjualan produk topi cowboy dan jaket bomber meningkat. Sejumlah pemilik olshop mengucapkan terima kasih kepada Pak Jokowi. Akhirnya Menteri Keuangan Sri Mulyani memikirkan ulang mengenai rencana pengenaan pajak untuk endorser.
  3. Pemilu Presiden AS minggu ini dan hasil polling antara Clinton dan Trump menunjukkan hasil yang tipis semenjak Direktur FBI menyatakan ada bukti baru terkait kasus email server Hillary Clinton. Dikabarkan sejumlah anggota DPR meminta Kongres AS studi banding ke Indonesia untuk melihat pemakaian Gmail, Yahoo, Outlook yang masih marak dilakukan oleh PNS di Indonesia.
  4. Pak Ahok dikabarkan akan duet dengan Young Lex. Ahok akan special appearance di lagu “Bad” khususnya di bagian “Memang gue anak nakal seringkali ngomong kasar tapi masih batas wajar”. Ditanyakan tanggapannya, Iwa K berkomentar, “Bebas! Lepas! Tinggalkan saja semua beban di hatimu”
  5. Jessica Wongso akan menjalani hukuman penjara selama proses banding vonis 20 tahunnya. Dikabarkan ada petisi Change.org meminta agar Jessica dipindahkan ke Sukamiskin dan dijadikan barista di sana.

“Saatnya ke Mars”

Komentar kejadian terkini minggu lalu (published 14 November 2016)

  1. Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS setelah memenangkan 306 dari 270 electoral vote yang dibutuhkan, sementara Hillary Clinton meraih 232 electoral vote, meskipun memenangkan popular vote. Dikabarkan Elon Musk mendapatkan tambahan investasi untuk segera menyelesaikan proyek misinya ke Mars setelah website imigrasi Kanada crash.
  2. Menyaksikan kemenangan Trump, warga Kabupaten Bekasi merasa tidak terlalu bersedih dengan kemungkinan Ahmad Dhani menjadi Wakil Bupati. Namun sejumlah anggota masyarakat memastikan kembali kepada Mahkamah Konstitusi bahwa pasal Penghinaan Presiden benar-benar dihapus sebelum Setya Novanto dan Fadli Zon foto bersama dengan Ahmad Dhani di 2019.
  3. BPS rilis angka pertumbuhan ekonomi nasional di Q3 2016 yakni 5,02%. Beberapa analis ekonom menyebutkan kontraksi ekonomi ini karena ekspor yang menurun dan pemotongan anggaran yang menyeluruh di seluruh kementerian. Melihat situasi ini, dikabarkan bahwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi dan tujuh mahaguru-nya akan diangkat sebagai Tenaga Ahli di Kementerian Keuangan.
  4. Mantan ketua KPK Antasari Azhar mendapatkan status bebas bersyarat dari LP Kelas 1 Tangerang setelah ditahan selama 7,5 tahun atas kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain yang diduga terlibat cinta segitiga dengan caddy golf Rani Juliani. Baju korban yang hilang sebagai bukti kunci dari kasus ini masih merupakan misteri. Pengamat politik menyatakan ini sama misteriusnya dengan alasan pernikahan Rey Utami dan Pablo Putra Benua.
  5. Gubernur BI Agus Martowardojo diperiksa KPK terkait kasus korupsi proyek e-KTP. KPK sudah menetapkan mantan Dirjen Dukcapil Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto sebagai tersangka. Kerugian negara dari mark-up proyek e-KTP ditaksir mencapai Rp. 2,3 T dan KPK menduga kasus ini akan melibatkan lebih banyak tersangka. Dikabarkan sebagian dana mark-up digunakan untuk memproduseri lagu “Alamat Palsu” dari Ayu Ting Ting sebagai jingle dan promosi penggunaan e-KTP.

“Daddy Wes”

Komentar kejadian terkini minggu lalu (published 21 November 2016)

  1. Presiden Jokowi menghadiri Munas Alim Ulama PPP dan menyatakan penyesalan terhadap penggunaan akun sosial media yang tidak bijak, yang isinya saling menghujat, adu domba dan provokasi. Menurut Pak Jokowi, hal semacam ini tidak mencerminkan tata nilai bangsa Indonesia. Menanggapi hal ini, seorang pakar komunikasi menyarankan Pak Jokowi lebih sering membuka bagian komentar Youtube Awkarin dan Instagram @lambe_turah.
  2. Warga dunia menyaksikan fenomena “Supermoon” pada tanggal 14 November 2016. Fenomena purnama raksasa ini merupakan yang paling besar dan terang semenjak 26 Januari 1948. Seorang pengamat astrolog menyatakan bahwa ini kemungkinan besar penyebab banyaknya perempuan Indonesia yang hormonal atau moody. “Ya, antara ini atau ekspektasi berlebihan terhadap pasangan yang tidak tersampaikan setelah melihat pernikahan Sandra Dewi di Tokyo Disneyland”, ujarnya.
  3. Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. Dikabarkan oleh Kemristekdikti bahwa terjadi peningkatan minat program studi Bahasa Indonesia, seiring dengan meningkatnya permintaan ahli bahasa yang #dipakai dalam persidangan pencemaran nama baik, penistaan agama, dan perkara libel lainnya yang marak di Indonesia.
  4. Presiden terpilih AS Donald Trump berencana menerapkan kebijakan database imigran Muslim seperti era administrasi George Bush di tahun 2002-2011. Sejumlah kritik mengatakan kebijakan ini seperti “internment camps” keturunan Jepang-Amerika paska kejadian Pearl Harbor. Namun demikian, beberapa jomblo melihat hal positifnya terhadap kemungkinan peningkatan opsi calon pasangan di MuslimMatrimony.com.
  5. Dikabarkan setelah selesai masa tayang “Golden Ways” di Kompas TV bulan Oktober lalu, Mario Teguh berencana bermitra dengan sebuah klinik fertilitas untuk membuka chain klinik tes DNA “Daddy Wes”. Deddy Corbuzier dikabarkan tertarik untuk menanamkan sahamnya dan juga membuka layanan perawatan rambut di klinik tersebut.

“Obliviate!”

Komentar kejadian terkini minggu lalu (published 28 November 2016)

  1. Mendikbud memutuskan untuk menghentikan sementara sistem Ujian Nasional (UN) mulai tahun depan dan ujian akhir siswa diserahkan ke pemerintah provinsi (untuk SMA, SMK, atau sederajatnya) dan pemerintah kabupaten/kota (untuk SD, SMP atau sederajatnya). Nantinya, kelulusan siswa tidak ditentukan oleh ujian akhir namun ditentukan oleh sekolah masing-masing. Mengetahui hal ini, dikabarkan sejumlah calo soal UN akan beralih profesi menjadi calo tiket konser Coldplay.
  2. Setelah video viral Mannequin Challenge dari Satlantas Aceh Besar dan Satlantas Brebes, juri kompetisi Mannequin Challenge Nasional, Desy Ratnasari, memutuskan pemenangnya adalah TMC Polda Metro Jaya. Ditanya alasannya, Desy menjawab, “Iya, karena mereka konsisten tidak bergerak setiap jam pulang kantor di jalanan Thamrin dan Sudirman”.
  3. Perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI yang juga Sekjen FPI, Novel Bamukmin menegaskan untuk tetap melakukan demo besar di jalanan utama Jakarta pada tanggal 2 Desember 2016. Hal ini mengundang polemik dari sejumlah tokoh nasional. Namun pengamat Robbie Abas menyarankan daripada demo di jalanan akan lebih bermanfaat untuk demo masak bersama Chef Aiko.
  4. Perdana Menteri Belanda Mark Rutte melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi. PM Rutte datang untuk menawar namun hanya mendapatkan koin Rp. 1.000 dari Presiden Jokowi meskipun sudah memberikan 1 keris sebagai simbolis pengembalian 1.500 benda yang ada di museum Belanda.
  5. Pemerintah dikabarkan sedang melakukan penelusuran apakah Magical Congress of the United States of America (MACUSA) beroperasi di Indonesia. Hal ini karena adanya indikasi mantera Obliviate yang digunakan secara massal menjelang terpilihnya Setya Novanto menjadi Ketua DPR kembali.

Sekian rangkuman berita bulan ini dari #HidungFika — enduslah tulisan ini dengan akal dan humor yang sehat.

Advertisements

1 thought on “#HidungFika – November 2016”

Comments are closed.